09 April 2010

Televisi dalam Hidup Kita

Duduk manis di depan tv, nonton film, gosip, berita, iklan dlsb. Duduk disana dari pagi sampai siang, istirahat sebentar lalu duduk lagi di depan tv sampai sore, istirahat sebentar lalu duduk lagi sampai larut malam bahkan subuh.

Itu terjadi pada banyak dari anak-anak sampai kakek-kakek, di seluruh dunia. Televisi sudah menjadi kebutuhan primer bagi banyak orang dan banyak yang menghabiskan sebagian hidupnya di depan televisi, sadar atau tidak sadar. Kalau kita hitung anak kita yang berumur 10 tahun jika sehari menonton tv 6 jam maka ia sudah menghabiskan 2,5 tahun umurnya didepan tv, bayangkan jika waktu nontonnya lebih banyak lagi.

Televisi sekarang ini sudah menjadi semacam candu yang menghabiskan banyak waktu. Waktu yang seharusnya dapat digunakan dengan kegiatan lain malah habis di depan tv. Anak yang seharusnya belajar atau bermain, malah dipakai nonton, jadilah ia anak yang malas belajar dan tidak bisa bersosialisasi. Orang dewasa yang seharusnya bekerja mencari penghidupan menjadi kurang maksimal karena kurang istirahat di rumah akibat dipakai nonton tv. Waktu yang seharusnya bisa dipakai ibadah, habis untuk nonton tv.

Sepertinya televisi akan menjadi perusak dari generasi ke generasi jika tidak kita kendalikan kita dan keluarga kita. Sama halnya dengan internet dengan segala macamnya seperti situs pertemanan facebook, dan yang lainnya. Kita sendiri yang harus bijak dalam menggunakan hasil kemajuan teknologi itu untuk kepentingan hidup kita, ambil yang positif dan minimalkan negatifnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar