07 April 2010

Jalan Panjang Hidup

Hidup adalah jalan panjang yang harus ditempuh. Jalan yang mau atau tidak harus dijalani. Jalan yang suka atau tidak harus dilakoni. Jika kita renungkan hidup ini memang bagaikan jalan yang sangat panjang untuk sampai ke tujuan yang kita inginkan, pada jalan itu banyak belokan tajam atau yang biasa-biasa saja, ada tanjakan dan jalan menurun, jalan berlubang dan jalan licin yang membuat hidup bervariasi. 

Dalam hidup banyak kelokan tajam, yang menuntut kita untuk berhati-hati dan mengurangi sedikit kecepatan, agar kita tidak keluar dari jalur yang seharusnya kita tempuh.

Dalam hidup banyak tanjakan curam yang menuntut kita untuk mempercepat jalan kita dan menambah tenaga kita agar dapat sampai di puncak tanpa mundur lagi, kita harus punya tenaga ekstra yang kadang harus kita keluarkan untuk sampai ke tujuan.

Dalam hidup banyak turunan tajam yang menuntut kita untuk sedikit menginjak rem, mengurangi kecepatan agar tidak tergelincir ke dalam jurang, kita harus juga sedikit memperlambat irama hidup kita bahkan mungkin harus sedikit berhenti dan beristirahat agar kita tidak bosan menjalani hidup.

Dalam hidup banyak jalan licin yang menuntut kita waspada jangan sampai kita tidak dapat mengendalikan jalannya hidup kita, disini kita harus berjalan perlahan tidak boleh terlalu cepat karena bisa-bisa tidak terkendali jalannya hidup ini.

Dalam hidup banyak jalan berlubang, yang menuntut kita agar berhati-hati dan menghindari lubang-lubang tersebut, perlu sedikit bermanuver agar tidak terperosok pada lubang yang besar, yang bisa merusak kendaraan.

Dalam hidup juga dihiasi dengan banyak jalan lurus yang mulus sehingga jalannya hidup kita bisa dipercepat secepat mungkin, tanpa mengurangi kewaspadaan kalau-kalau kita menemukan jalan berbelok, jalan licin dan berlubang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar