30 Maret 2010

Pagar Makan Tanaman

Beberapa hari ini sedang marak berita tentang pejabat-pejabat yang nota bene seharusnya menegakkan hukum dan menjaga amanah tapi malah menjadi orang-orang yang ikut melanggar hukum.

Negara ini memang sulit untuk maju selama orang-orang seperti ini banyak dan tersebar diberbagai instansi pemerintah dari atas sampai ke bawah.

Krisis moral yang sudah merata seperti sekarang ini jika dibiarkan akan menghancurkan negara kita ini. Sekarang ini sudah terbukti bahwa negara kita sudah tidak begitu dihormati oleh negara lain, baik negara besar maupun negara kecil, negara tetangga maupun yang jauh letaknya.

Orang-orang baik di negara ini tersisihkan dan diejek sebagai orang yang sok bermoral, sok jujur, sok baik sendiri dlsb, orang-orang pandai negeri ini banyak yang bekerja di luar negeri karena disini "gak kepake", orang-orang kecil yang gak punya duit cenderung tidak mendapatkan kepastian hukum, tepatnya tidak diperlakukan adil oleh hukum, lain dengan orang-orang yang banyak duit, seakan-akan mereka bisa membeli apa saja termasuk membeli aparat, untuk keuntungan dirinya.

Dari SD aku ingat betul bahwa negara kita adalah negara hukum, tapi nyatanya sekarang aku saksikan sendiri banyak sekali kasus hukum di negara kita yang bisa dibeli dengan uang melalui MARKUS makelar kasus. Jika demikian negara ini akan menjadi surga para penjahat dan para koruptor, benar atau salah bisa dikompromikan dengan prinsip sama-sama untung.

Kasihan rakyat miskin yang menjadi mayoritas di negara ini karena mereka bukanlah prioritas utama lagi dalam pembangunan negara ini, karena para pemegang amanah sudah tidak amanah lagi, karena kita di urus oleh banyak pejabat yang menjadi pagar makan tanaman.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar