03 September 2009

Gempa Ini Kasih Sayang Allah

Gempa menimpa kita berkali-kali, berulang-ulang. Benarkah penyebabnya hanyalah gejala alam yaitu pergeseran lempeng di dasar laut? Bencana tidak datang dengan sendirinya, kita jugalah yang mengundang datangnya bencana, walaupun pada kasus gempa ini sulit untuk dicerna dengan akal. Tapi akan mudah mencernanya pada peristiwa banjir dan kebakaran, bukankah banjir dan kebakaran adalah akibat dari ulah manusia?

Aku percaya setiap musibah adalah akibat perbuatan manusia yang sudah keluar dari aturan main yang ditentukan Allah. Dengan kata lain musibah ini datang akibat akumulasi dosa yang diperbuat di suatu daerah, yang akibatnya akan menimpa juga orang-orang yang tidak ikut berdosa.

Gempa ini suatu peringatan Allah pada kita semua agar kembali pada rel yang sudah ditentukan. Gempa ini kasih sayang Allah yang masih mau memberi peringatan agar kita bisa menimbang diri kita sebelum ditimbang Allah diakhirat kelak.
Dengan gempa ini Allah memberikan surga pada orang-orang yang dikehendakinya.

Ampuni Kami ya Allah

Sore itu aku sedang bermain dengan kedua anakku di tengah rumah, tiba-tiba bumi berguncang dengan guncangan yang paling hebat yang pernah aku alami. Panik merasakan goncangan, panik mendengar bunyi pintu berderit, panik mendengar teriakkan istriku memerintahkan kami agar keluar rumah, panik mendengar tangisan anakku yang besar, dan banyak hal lain yang membuatku panik.

Alhamdulillah kami sekeluarga baik-baik saja tidak kurang suatu apapun, memang di kecamatanku tidak ada kerusakkan yang berarti, alhamdulillah.

Hampir maghrib barulah kami masuk ke rumah, itupun dengan perasaan ragu, takut kalau-kalau ada gempa susulan. Malamnya aku tidur bergantian dengan istriku, harus ada yang tetap sadar malam itu. Listrik padam hampir satu jam sekali sampai waktu sahur. Semalaman aku nonton tv dan internetan untuk mengetahui apa yang terjadi, aku kaget ternyata gempa ini cukup hebat 7,3 SR dan memakan korban nyawa dan harta yang tidak sedikit.

Makin sadarlah aku bahwa Allah Maha Perkasa, mudah bagiNYA berbuat apa saja yang dikehendakiNYA, mudah-mudahan ini tanda kasih sayangMU ya Allah, bukan murkaMU pada kami yang banyak khilaf, mudah-mudahan ini cobaan bukan siksaMU.