23 Juli 2009

Ramadhan Sebulan Lagi

Tak terasa sebulan lagi kita akan masuk ke bulan Ramadhan. Aku harus mempersiapkan diri untuk menyambut bulan penuh rahmat ini. Aku harus mempersiapkan Isma anakku untuk ikut shaum seperti tahun kemarin, dia batal 2 hari, moga-moga ia kuat shaum full satu bulan penuh.

Tantangan untuk Isma sekarang makin berat, karena ade Upi sekarang sudah pinter jajan, yang pasti akan membuat Isma 'kabita' berat yang akan mengancam stabilitas shaumnya. Berarti aku harus lebih pandai membujuk Isma untuk tetap shaum sampai maghrib.

Kasihan sebenarnya melihat Isma menahan haus dan lapar, tetapi aku harus melatihnya melakukan shaum agar nantinya setelah baligh dia terbiasa melaksanakan shaum. Lagi pula kasihan itu bukan berarti aku harus selalu menuruti kemauannya, tetapi harus bisa mengendalikan tingkah lakunya agar tidak jadi 'pikasebeleun batur', yang pasti untuk kebaikan dirinya kelak.

3 komentar:

  1. Ramadhan selalu dirindukan kedatangannya. Pada setiap ramadhan terdapat hikmah yang bisa kita petik, semoga selalu mencurahi kita.

    BalasHapus
  2. Marhaban ya ramadhan...
    Bulan penuh ampunan

    BalasHapus
  3. Met minikmati indahnya Ramadhan...
    Mari kita tingkatkan keimanan kita...
    Semoga kita semua semakin mengerti hakekat hidup...
    Maka bahagia selalu kita, semoga!

    BalasHapus