21 Mei 2009

NIKMAT SEHAT

Sedikit sekali aku mensyukuri nikmat yang diberikan Allah padaku, dan aku memohon ampun untuk itu ya Allah, jangan Kau cabut nikmat ini ya Allah, tambahlah nikmat ini ya Allah. (Curang ya, nikmat mau ditambah tapi bersyukurnya malah berkurang).

Kemarin aku pergi ke rumah sakit untuk memeriksakan tanganku. Dan aku mendapatkan beberapa pelajaran yang harus aku ingat.

Pelajaran pertama yang aku dapat dari rumah sakit adalah ternyata NIKMAT SEHAT yang diberikan Allah pada kita sangat mahal harganya dan tak ternilai dengan uang semata, karena walaupun kita banyak uang tetapi kalau kita sakit, banyak makanan dan minuman yang mampu kita beli tidak boleh kita makan, jadi kita cuma pengen doang. Walaupun banyak uang kalau kita sakit, pergerakan kita jadi terbatas, perasaan kita tidak enak, bisa jadi mata sulit dibuka karena pusing kalau dibuka, bisa jadi kita dihinggapi kekhawatiran yang amat sangat karena anak kita sakit, istri kita sakit, suami kita sakit, orang tua atau anggota keluarga kita ada yang sakit dan masih banyak lagi yang menunjukkan bahwa NIKMAT SEHAT itu tak ternilai dengan uang semata.

Pelajaran kedua adalah PENTINGNYA KESABARAN. Jika sakit kita harus sabar, ulah aral, jangan marah-marah, jangan menggerutu, jangan terlalu banyak meratap, jangan banyak menyalahkan orang lain, jangan terlalu menuntut untuk diperhatikan dan masih banyak lagi jangan yang lain. Jika sakit kita harus banyak merenung, banyak introspeksi diri, menyadari kesalahan-kesalahan yang telah kita perbuat, menyadari kekhilafan-kekhilafan dan dosa-dosa kita, dengan sakit ini kita diberi waktu oleh Allah untuk melakukan itu semua, karena sulit mendapatkan waktu kalau kita sehat.

Pelajaran ketiga adalah PENTINGNYA ORANG LAIN, baik itu ayah, ibu, adik, kakak, istri, anak dan yang lainnya disekitar kita. Banyak orang baru menyadari bahwa kita perlu pada orang lain pada waktu sakit, perlu dipapah ketika berjalan, perlu digendong atau digotong ketika kita sudah tidak mampu berjalan, perlu diantar ke dokter atau rumah sakit ketika sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi, dan masih banyak lagi hal yang menunjukkan perlunya kita pada orang lain.

Pelajaran keempat adalah PERLUNYA PUNYA TABUNGAN KHUSUS UNTUK KESEHATAN, baik itu berupa uang cash maupun berupa asuransi, bukannya kita mempersiapkan agar kita sakit atau ingin sakit, tetapi sebagai manusia kita tidak selalu sehat, pasti ada sakitnya, juga sebagai manusia kita tidak selalu punya uang, sehingga diperlukan tabungan yang dianggarkan khusus untuk biaya perawatan jika kita sakit.

Pelajaran kelima adalah KITA HARUS PUNYA WAKTU KHUSUS UNTUK CEK KESEHATAN atau istilah kerennya General Check Up, ini diperlukan agar kita bisa sejak dini mengantisipasi gejala penyakit yang ada pada diri kita, dan tidak kejadian suatu penyakit terdeteksi setelah menjadi berat.

KESEHATAN memang mahal.


2 komentar:

  1. Siip, sehat itu mmg nikmat Tuhan yang harus disyukuri. Nice posting.

    BalasHapus
  2. Bener sekali Pak,jangan sampai kita baru merasakan nikmat itu ketika kita sudah sakit.Terima kasih untuk postingannya..

    BalasHapus