25 Mei 2009

DON'T PANIC

Don't panic, don't panic, don't panic. Jangan panik. Semua orang pernah panik, panik merupakan reaksi orang dalam menghadapi suatu masalah /persoalan yang tidak biasa atau jarang ditemuinya, misalnya panik ketika menghadapi ulangan, ujian, panik ketika kesiangan masuk sekolah atau masuk kantor, panik ketika belajar mengemudi di jalan raya, panik ketika apel pertama ke rumah si doi, panik dalam menghadapi pernikahan, panik ketika akan mengucapkan ijab kabul dan masih banyak lagi kejadian yang bisa membuat kita panik.

Panik mengalahkan akal sehat, orang panik kurang atau bahkan tidak dapat menggunakan akal pikirannya dengan baik, sehingga tindakannya cenderung tidak terkontrol. Panik membuat orang bisa berbuat macam-macam yang biasanya berakibat kurang baik baginya, minimal perbuatan itu akan disesalinya walaupun tidak berakibat fatal, misalnya menangis, marah-marah. Atau bahkan paniknya seseorang dapat membahayakan dirinya dan orang lain disekitarnya, misalnya paniknya seorang pengemudi kendaraan dapat mencelakakan dirinya sendiri maupun orang disekitarnya.

Panik biasanya terjadi pada orang yang kurang persiapan mental dalam menghadapi suatu masalah /persoalan, sehingga tak terbayangkan apa yang akan dihadapinya, kurang tenang sehingga kurang bisa menguasai dirinya sendiri.

Sering Menghadapi Tantangan
Seringnya menghadapi berbagai tantangan akan mengurangi kepanikan yang terjadi pada diri kita, kita akan siap mental menghadapi hal terburuk sekalipun. Karena sudah terbiasa menghadapi berbagai masalah yang kadang mengejutkan, ia akan bisa menguasai dirinya, misalnya seorang dokter akan tenang menghadapi pasien yang gawat sekalipun.

Pengalaman Mengurangi Kepanikan
Pengalaman dalam menghadapi suatu masalah akan mengurangi kepanikan, misalnya pengalaman seorang sopir dalam mengemudi kendaraannya diberbagai medan akan mengurangi kepanikannya ketika ia melakukan perjalanan menggunakan jalan yang tidak biasa ia lewati dan tidak ia kenal.

Persiapan Mental
Persiapan mental sebaiknya kita lakukan setiap hari, karena kita tidak tahu masalah apa yang akan kita hadapi dan seberapa berat tantangannya.


1 komentar:

  1. panik karena tidak tahu...tidak apa2. Asalkan jangan panik karena berbuat kejelekan. Namun panik bisa juga membuat seseorang jadi lebih tahu, bisa jadi pelajaran saat pengalaman untuk kedepannya...

    BalasHapus