07 Mei 2009

AKU DAN WAKTU

Pantas jika Allah memerintahkan kita untuk menghargai waktu, dan mengisinya dengan berbagai hal yang berguna dan bermanfaat, rugi orang yang mengabaikan waktu dan tidak mengisinya dengan sesuatu yang berguna, karena waktu tidak pernah berhenti dan waktu tidak pernah berulang.

Aku termasuk orang banyak menyia-nyiakan waktu, walau aku sadari tetapi sulit sekali untuk memperbaikinya. Ironisnya aku merasakan pentingnya waktu malah ketika aku nonton acara-acara olah raga, hampir semua olah raga aku suka menontonnya (tapi tidak suka melakukannya), acara favoritku adalah F1, GP dan mengbal (itusih kata orang sunda untuk sepak bola), betapa 1 detik bisa merubah suatu keadaan.

Dalam olahraga-olahraga itu waktu beberapa detik atau satu detik bahkan perseratus detik bisa menghasilkan perbedaan yang sangat drastis. Terakhir aku nonton semifinal Champion antara Chelsea vs Barcelona, ironisnya Chelsea yang sudah diambang kemenangan harus mengubur mimpinya untuk melangkah ke babak final, ketika pertandingan hanya tinggal hitungan detik.

Lebih ironis lagi ketika pertandingan (yang mengingatkan pentingnya waktu) itu selesai, waktu subuh sudah dekat, jadilah aku ketinggalan tahajud, lewat tahajudku hari ini, wah payah nich.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar