07 April 2009

Menjaga Kepercayaan

Melakukan suatu pekerjaan yang dipercayakan kepada kita, seyogyanya dengan sungguh-sungguh, karena dengan demikian kita dapat memperoleh hasil yang maksimal dan sesuai atau setidaknya mendekati sesuai dengan yang diharapkan oleh yang memberikan pekerjaan tersebut.

Yang terpenting kita harus memiliki rasa tanggung jawab terhadap pekerjaan atau tugas tersebut sebagai amanat yang dipercayakan pada kita, sehingga orang dapat melihat dan menilai usaha maksimal kita dalam melaksanakannya.

Dipercaya oleh orang lain merupakan kehormatan bagi diri kita, yang berarti kita diperlukan oleh orang lain, seharusnya kita bersyukur pada Allah ternyata diri kita berguna untuk orang lain.

Coba pikirkan bagaimana jika kita tidak dipercaya oleh orang lain, tentunya kita merasa kecewa, karena ada dan tidak adanya kita ternyata tidak berpengaruh pada orang lain, seperti pepatah ”ada tidak menggenapkan, tidak ada tidak mengganjilkan”. Sungguh ironis jika menimpa diri kita.

Untuk mendapatkan kepercayaan orang lain tidaklah mudah, kita harus bisa membuktikan bahwa kita mau bekerja dan berusaha dengan sungguh-sungguh. Dan kepercayaan orang tidak dapat dibeli dengan uang, jika ada orang yang mendapatkan pekerjaan dengan cara membelinya dengan uang maka sudah pasti orang tersebut orang yang kurang baik.

Banyak orang mendapatkan pekerjaan sekarang ini dengan uang pelicin, walaupun nantinya terbukti ia mampu melaksanakan pekerjaan itu dengan baik, ia masih mempunyai predikat orang yang tidak sanggup berkompetisi dengan sehat.

Jika ada sesuatu dengan pekerjaannya, dan menyebabkan ia kehilangan pekerjaan tersebut, maka ia akan sulit mendapatkan pekerjaan lainnya. Dan akan mengulangi cara yang sudah pernah ia lakukan yaitu mendapatkan pekerjaan dengan uang pelicin. Karena ia tidak sanggup berkompetisi.

Jika dalam suatu masyarakat hal tersebut sudah merata, ada dimana-mana maka akan banyak lapangan pekerjaan yang terisi oleh orang-orang yang tidak kompeten, tetapi diisi oleh orang-orang yang mau mengeluarkan uang pelicin. Tinggal tunggu kehancuran masyarakat tersebut karena banyak yang tidak becus dengan pekerjaannya.


1 komentar:

  1. setuju banget om,, demi terciptanya kemajuan buat bangsa dan negara kita memang harus dimulai dari yang kecil,,

    BalasHapus