10 April 2009

Manusia Optimis

Optimisme harus kita miliki tapi jangan berlebihan. Keyakinan akan kemampuan diri dalam memecahkan masalah adalah rasa optimis, hal ini sangat penting dimiliki oleh setiap orang, jika tidak memilikinya orang akan merasa gamang dan tidak percaya diri. Orang seperti ini akan sulit dalam menyelesaikan masalah.

Orang yang cenderung pesimis akan membesar-besarkan masalah yang dihadapinya sehingga dirinya akan sulit untuk menyelesaikan masalah tersebut. Masalah sederhana akan menjadi hambatan yang serius baginya, akan menjadi beban pikiran yang menyebabkannya mendapat masalah yang baru.

Orang pesimis akan mencari kambing hitam untuk disalahkan dalam masalah yang dihadapi, akan sulit untuk introspeksi diri, sebab boleh jadi penyebab masalah itu ada dalam dirinya sendiri. Akan sangat sulit telunjuknya diarahkan pada diri sendiri dan akan selalu diarahkan pada orang lain.

Dengan singkat kata orang pesimis akan mempersulit masalah yang sederhana.

Sebaliknya jika orang mempunyai rasa optimis ia akan dapat menyelesaikan masalah dengan baik, rasa optimis akan menambah tenaga bagi usahanya, rasa optimis akan menambah ketenangan pikirannya dalam menyelesaikan masalah, rasa optimis akan menjadikannya berbaik sangka pada dirinya dan pada orang lain.

Optimisme yang berlebihan tidak baik bagi kita, orang yang berlebihan rasa optimisnya akan memiliki rasa percaya diri yang berlebih pula, hal ini akan membuat orang cenderung mengecilkan atau meremehkan masalah. Setiap masalah yang ada dianggapnya kecil dan tidak berarti. Suatu saat optimisme seperti ini akan menjadi batu sandungan baginya.

Karena merasa masalah yang dihadapinya tidak berarti ia cenderung akan mengesampingkan masalah tersebut, dan akan terus ia lakukan maka suatu saat akumulasi masalah tersebut akan menimpanya dan ternyata orang ini tidak dapat menyelesaikannya.

Dengan singkat kata orang yang terlalu optimis akan meremehkan masalah yang berat sekalipun.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar