23 Maret 2009

KECEMASAN KITA

Orang sering dihinggapi kecemasan. Kecemasan yang sudah sangat biasa adalah cemas kalau tidak punya uang. Karena kalau tidak punya uang itu identik kita tidak bisa membeli makanan, minuman dan kebutuhan primer lainnya. Oleh karena itu maka orang berlomba-lomba untuk mencari uang. Jikapun orang sudah dapat memenuhi kebutuhan primernya maka lantas ia akan berusaha memenuhi kebutuhan lainnya yang bukan primer. Itu normal-normal saja, tapi biasanya orang akan berusaha untuk mendapatkan uang yang lebih lagi. Itu juga wajar, yang tidak wajar adalah jika cara mendapatkannya dengan menggunakan cara yang tidak halal.

Kecemasan yang lain adalah cemas jika dirinya tidak mendapat jabatan, yang tentunya baik untuk keuangannya dan baik untuk kedudukannya dimasyarakat. Sehingga banyak orang yang ingin mendapatkan jabatan yang dianggap prestisius, itu wajar, jika mendapatkannya memang berdasarkan prestasi dan kemampuannya. Yang tidak wajar adalah jika untuk mendapatkan jabatan itu dia menggunakan jurus KKN.

Kecemasan yang lainnya lagi adalah cemas jika tidak dihormati orang lain, sehingga banyak orang yang berusaha untuk mendapatkan simpati dan rasa hormat orang lain dengan cara menghambur-hamburkan uang, bukan dengan cara yang baik karena bersosialisasi dengan baik.

Kecemasan kita akhir-akhir ini adalah cemas jika dari hasil pemilu nanti kita mendapatkan pemimpin yang tidak pandai memimpin, pemimpin yang tidak pandai membuat perencanaan, pemimpin yang tidak punya visi, pemimpin yang tidak jujur, dsb, dsb.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar